“Kampung Ladang” BAG 2

Sambungan dari “Kampung Ladang” kemarin

Seperti biasa selepas shalat shubuh berjamaah diadakan ceramah agama mengenai pentingnya iman dan amal shaleh yang biasa di sampaikan oleh Pak Bayan…………….

Assalammualaikum Wr Wb…Alhamdulillah segala puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah Tuhan semesta alam, yang mana pada hari ini kita masih diizinkan untuk hadir kerumahNya untuk melaksanakan shalat shubuh berjamaah, dan Allah telah beri kesempatan kepada kita untuk dapat duduk di majlis yang mulia ini…..saudara – saudara yang dimuliakan oleh Allah SWT…

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a Rasulullah s.a.w. bersabda: “Allah s.w.t. mempunyai malaikat

yang ditugaskan mencari majlis zikir. apabila mereka menjumpainya, mereka duduk bersama dengan orang-orang yang berzikir (mengingat Allah/ majlis yg didalamnya membuat kita ingat kepada Allah ) itu serta memanggil malaikat-malaikat yang lain. Mereka akan datang mengelilingi majlis zikir itu dengan sayap-sayapnya sehingga memenuhi ruang antara mereka dengan langit dunia.

Allah berfirman, “Apakah mereka melihat-Ku?” Para malaikat menjawab, “Tidak, demi Allah, mereka tidak melihat-Mu.” Allah berfirman, “Bagaimana kalau mereka melihat Aku?” Para malaikat berkata, “Kalau mereka melihat-Mu, tentunya ibadah mereka akan bertambah, tambah menyucikan dan memuliakan Engkau.”

Allah s.w.t. berfirman, “Apa yang mereka minta?” Para malaikat berkata, “Mereka memohon surga kepada-Mu.” Allah berfirman, “Apakah mereka pernah melihatnya?” Para malaikat berkata, “Tidak, demi Allah, mereka tidak pernah melihatnya.” Allah s.w.t. berfirman, “Bagaimana kalau mereka melihatnya?” Para malaikat berkata, “Kalau mereka melihatnya, niscaya mereka akan semakin berhasrat serta tamak dalam memohon dan memintanya.”

Allah s.w.t. berfirman, “Pada apa mereka memohon perlindungan?” Para malaikat berkata, “Mereka memohon perlindungan dari neraka-Mu.” Allah s.w.t. berfirman, “Apakah mereka pernah melihatnya?” Para malaikat berkata, “Kalau mereka melihatnya, niscaya mereka akan semakin berlari menjauhinya dan semakin takut.” Allah s.w.t. berfirman, “Kalian Aku jadikan saksi bahawa Aku telah mengampuni mereka.”

Malaikat berkata, “Wahai Tuhan kami, di antara mereka ada seorang zalim yang kebetulan duduk bersama mereka, tapi tidak termasuk dalam golongan mereka.” Allah berkata, “Aku pun telah mengampuninya. Orang yang duduk dengan orang-orang dzikir ini tidak akan disiksa.” (Muslim, at-Tirmidzi, al-Hakim).

Saudara – saudara yang dimuliakan Allah SWT, banyak sekali sekarang ini terdapat tempat tempat pembangun tubuh, bagaimana agar tubuh ini menjadi terlihat besar , kuat , sehat dan indah, ramai sekali dikunjungi oleh para pemuda maupun yg sudah dewasa, mereka tahan seharian berada disana dengan maksud dan tujuan yang hampir sama yaitu agar tubuhnya terlihat gagah dan kuat sampai rela meninggalkan shalat , padahal hadirin yang mulia jasad ini akan hancur dimakan ulat , sekuat apapun dan sebesar apapun tubuh kita maka apabila ruh ini sudah dicabut, habis sudah dikubur dimakan belatung dan dimakan ulat - ulat didalam kubur tidak berguna sama sekali menghadapi fitnah kubur apalagi menghadapi dashyatnya mashyar, yang akan menyelamatkan kita ini adalah indah dan bagusnya hati dan amal perbuatan kita “Sesungguhnya Allah tidak memandang pada rupa dan tubuh kamu dan tidak pada harta kamu, tetapi Allah memandang hati dan amal kamu” (HR.Muslim).

Kita lihat Baca entri selengkapnya »

Komentar (3)

Kampung Ladang

Cerita ini hanyalah rekaan, apabila ada kesamaan tempat atau nama dalam cerita ini adalah sebuah kebetulan belaka. Adapun isinya mudah2 an membawa manfaat untuk penulis dan pembacanya.

Nun jauh disana terdapat perumahan sederhana yang asri, walaupun tidak nampak bangunan bangunan mewah namun lingkungannya membuat hati siapa saja yang datang kesana terasa nyaman dan aman. Apa yang menyebabkan kampung itu begitu mengesankan, siapa penghuninya dan apa nama perumahan tersebut? Mari kita telusuri……

“Kampung ladang”, ya begitulah perumahan tersebut dinamakan , kampungnya sangat bersih serta banyak sekali tanaman – tanaman hijau yang sengaja dirawat oleh para penduduk yang tinggal disana sehingga membuat udara disana terasa sejuk sekali. Suasana yang tenang sangat menyejukkan batin, paling hanya terdengar suara suara alami seperti gemerisik dahan dahan yang bersentuhan tertiup angin serta suara suara serangga yang membawa pikiran kita ke suasana pedesaan yang berbeda sekali dengan suasana perkotaan yang keras, dan tidak hanya itu, yang paling membuat sejuk mata dan hati adalah para penduduknya sendiri yang ramah dan bersahaja. Raut wajah yang syahdu bershahabat ditambah lagi sorot mata yang redup ramah dan senyuman yang tulus setiap bertemu dengan sesamanya, serta tampak bekas – bekas wudhu yang bagaikan make up memancar di setiap wajah penduduk kampung ladang tersebut. Ucapan salam pun pasti terdengar bilamana sesama penduduk kampung tersebut berjumpa baik di rumah maupun dijalan – jalan, ”assalammualaikum Wr Wb ( Semoga keselamatan, rahmat dan barokah Allah selalu menyertai anda”) sebagaimana

Rasulullah SAW dalam satu hadisnya pernah bersabda, ”Maukah aku tunjukkan satu praktik yang jika kalian melakukannya kalian akan saling mencintai?

Tebarkanlah salam di antara kalian.” (HR Bukhari-Muslim).

Subhanallah, kampung idaman setiap muslim, siapapun yang mendengar pastilah ingin menjadi bagian dari kampung tersebut.

Dunia adalah ladang yang terbentang luas untuk menanam amal amal baik untuk di panen nanti di akhirat, itulah yang menjadi dasar dinamakannya ” kampung ladang ”, kampung adalah tempat tinggal dan ladang adalah tempat bekerja, jadi didalam manusia yang tinggal di kampung itu ibarat manusia yang tinggal di dunia dan senantiasa beramal baik untuk akhirat kelak, kampung atau tempat tinggal yang sebenarnya.

Persatuan dan kesatuan sangat terlihat kuat sekali di kampung tersebut, mungkin itu disebabkan karena sikap penduduk kampung tersebut yang senantiasa menghidupkan dan membiasakan untuk shalat berjamaah di masjid dan merapatkan barisan shalatnya serta kebiasaan saling mengunjungi diantara sesama penduduknya untuk saling menanyakan kabar berita dan sekedar berbicara saling mengingatkan tentang kebesaran Allah AWT atau bisa juga kebiasaan makan dalam satu wadah yang menyatukan hati, sehingga terciptalah persatuan, kesatuan dan rasa persaudaraan yang sebenarnya, bukan hanya tulisan di spanduk – spanduk atau iklan di media massa tetapi ini adalah visualisasi dari tulisan2 tersebut.

Mari kita masuk lebih dalam lagi menyelami kehidupan masyarakat kampung ladang. Sebutlah si Imanuddin, Amaluddin dan Sholehuddin masing – masing dipanggil dengan nama Iman, Amal dan Sholeh. Mereka bertiga adalah cerminan generasi muda kampung ladang dan telah bersahabat sejak dari kecil.

Iman usianya baru 18 tahun, bekerja di rumah seorang pengusaha roti di kampung sebelah, dia bekerja sebagai tenaga pemasaran, yang tugasnya adalah memasarkan roti ke warung – warung dengan menggunakan sepeda motor yang disediakan oleh pimpinannya. Setiap jam 6 pagi Iman bersama lima orang rekannya yang sama - sama bekerja sebagai tenaga pemasaran di tempat itu segera keluar untuk memasarkan roti – roti yang masih hangat.

Amal usianya baru 19 tahun, bekerja sebagai pedagang batagor keliling dengan gerobak dorong. Setiap jam 7 pagi dia sudah mulai keluar rumah untuk menjemput rejeki yang telah ditetapkan Allah SWT kepada dirinya.

Sedangkan si Sholeh bekerja di rumahnya sendiri membantu orangtuanya berjualan di warung sederhana yang menjual keperluan sehari hari buat kebutuhan warga kampung ladang.

Shubuh adalah saat – saat yang dinantikan oleh tiga serangkai Iman, Amal dan Sholeh, karena itu adalah waktu pertama dalam setiap hari untuk berkunjung kerumah Allah untuk berjumpa Allah dalam shalat berjamaah dan tentunya mengingat keutamaan – shalat shubuh berjamaah yang sangat besar sebagaimana sabda nabi SAW
“Barang siapa yang shalat di dua waktu yang sejuk maka dia akan masuk surga.” (al-Bukhari dan Muslim). Dan dalam riwayat Muslim beliau bersabda, “Tidak akan dijilat api neraka seseorang yang shalat sebelum Matahari terbit dan sebelum tenggelam.”
Yang dimaksudkan dengan dua waktu yang sejuk adalah waktu shalat Shubuh dan shalat Ashar. Bahkan Imam Muslim meletakkan hadis tersebut di dalam bab tentang Keutamaan Shalat Subuh dan Asar.
Allah swt berfirman, “Dirikanlah shalat dari sesudah Matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Subuh. Sesungguhnya shalat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat).” (al-Isra’:7 8)
“Malaikat saling bergantian dalam mengawasi kalian semua pada waktu malam, dan juga malaikat pengawas di waktu siang, mereka berkumpul pada waktu shalat Shubuh dan shalat Ashar. Kemudian malaikat yang berjaga malam hari naik, lalu Allah bertanya kepada mereka tentang hamba-hamba-Nya sedangkan Allah lebih tahu keadaan mereka, “Bagaimana keadaan hamba-hamba-Ku ketika kalian tinggalkan? Maka para malaikat menjawab, “Kami tinggalkan mereka dalam keadaan shalat, dan ketika kami datang mereka pun juga sedang dalam keadaan shalat.” (HR al-Bukhari dan Muslim
“Dua raka’at Fajar (sebelum Shubuh) lebih baik daripada dunia seisinya.” (HR Muslim)

dan juga itu adalah kesempatan mereka untuk berjumpa karena Allah sebagaimana Rasulullah SAW bersabda,

”Sesungguhnya, orang-orang pertama yang akan masuk dan menghirup nikmatnya air telaga Allah SWT kelak pada hari kiamat adalah orang-orang yang sewaktu di dunia saling mencintai karena Allah SWT.” (HR Bukhari-Muslim dari Abu Darda).

Rasulullah SAW pernah mengatakan bahwa salah satu hal yang membuat seseorang pada hari kiamat nanti akan memperoleh naungan Allah SWT adalah mencintai sesama manusia atas dasar cinta kepada Allah SWT. Bertemu dan berpisah, semuanya adalah karena Allah SWT. (HR Bukhari-Muslim).
.
Allah yang menghidupkan dan mematikan, yang maha menjaga dan Allah yang senantiasa memberikan rizqi itu mereka pahami betul, bahwa mereka harus senantiasa bersyukur dan meyakini bahwa kejayaan dan keselamatan di dunia dan akhirat mereka sangat bergantung kepada keridhoan Allah SWT, Bahwa untuk mengarungi dunia ini yang penuh dengan ujian mereka butuh bimbingan dari Allah SWT agar selamat

Seperti biasa selepas shalat shubuh berjamaah diadakan ceramah agama mengenai pentingnya iman dan amal shaleh yang biasa di sampaikan oleh Pak Bayan…………….

Assalammualaikum Wr Wb…Alhamdulillah segala puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah Tuhan semesta alam, yang mana pada hari ini kita masih diizinkan untuk hadir kerumahNya untuk melaksanakan shalat shubuh berjamaah, dan Allah telah beri kesempatan kepada kita untuk dapat duduk di majlis yang mulia ini…..saudara – saudara yang dimuliakan oleh Allah SWT…

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a Rasulullah s.a.w. bersabda: “Allah s.w.t. mempunyai malaikat

Bersambung besok>>>>>>

Komentar

Setiap Perbuatan Pasti Dibalas Oleh Allah SWT

Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan.

Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan?
Apakah (orang-orang kafir itu sama dengan) orang-orang yang mempunyai bukti yang nyata (Al Qur’an) dari Tuhannya, dan diikuti pula oleh seorang saksi (Muhammad) dari Allah dan sebelum Al Qur’an itu telah ada kitab Musa yang menjadi pedoman dan rahmat?
Mereka itu beriman kepada Al Qur’an. Dan barang siapa di antara mereka (orang-orang Quraisy) dan sekutu-sekutunya yang kafir kepada Al Qur’an, maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya karena itu janganlah kamu ragu-ragu terhadap Al Qur’an itu. Sesungguhnya (Al Qur’an) itu benar-benar dari Tuhanmu, tetapi kebanyakan manusia tidak beriman.
Surah Huud 15 - 17

Dikatakan bahwa pemberian Allah itu hanyalah bergantung kepada kehendak – Nya, tidak seorangpun yang mempunyai kuasa untuk memaksa-Nya. Sa’id Bin Jubair R. A juga memberikan penerangan yang sama mengenai surat Huud ini. Sementara itu Qatadah R. A memberikan penjelasan yang lebih mendalam lagi bahwa Allah SWT memberikan ganjaran atas perbuatan baik mereka di dunia ini sehingga ketika tiba pada hari akhirat, tidak ada satu perbuatan baik pun yang belum dibayarkan ganjarannya. Sedangkan bagi orang – orang mukmin, amala kebaikan mereka ( atas dasar iman ) akan diberi ganjaran di dunia dan akhirat. Keterangan yang sama juga diberikan oleh Mujahid R. A. bahwa ganjaran kebaikan orang – orang kafir akan dibayarkan di dunia.

Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan

barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula. Al Quran AL Zalzalah 7-8

Rasulullah Saw telah menerangkan dengan jelas, jalan mana yang membawa kepada kebaikan dan kemajuan dan jalan mana yang membawa kepada maksiat dan kejatuhan. Orang – orang terdahulu yang shalih telah menaatinya dengan sempurna, sedangkan kita tidak menyadari akan nilai dari p erkataan – perkataan Rasulullah SAW itu dan tidak takut kepada Allah serta tidak berpegang kepada Rasul – Nya SAW. Kita sekarang ini ibarat menanam rumput di ladang tetapi mengharap panen padi. Sedangkan leluhur kita dahulu telah menanam padi dan mereka telah menuai padinya. Bukalah sejarah isalam dan lihatlah dengan mata hati dan cobalah ambil pelajaran darinya.

Umar R. A berkata ” Janganlah kamu merasa bangga karena dipanggil bapak saudara sebelah ibu atau shahabat Rasulullah SAW. Allah SWT tidak menghapuskan kemaksiatan dengan kemaksiatan, gtetapi menghapuskan kemaksiatan dengan kebaikan . Tidak ada hubungan antara Allah dengan hambanya kecuali melalui ibadah kepada – Nya.

Demikianlah saudara saudara yang dimuliakan Allah SWT
Telah kita baca sedikit penjelasan tentang pembalasan semoga kita senantiasa dijadikan orang yang ingat bahwa setiap perbuatan pasti dibalas oleh Allah SWT .

Insya Allah……

Komentar

Insya Allah

Beberapa penduduk Mekkah datang ke Nabi Muhammad saw. bertanya tentang ruh, kisah ashabul kahfi dan kisah Dzulqarnain. Nabi menjawab, “Datanglah besok pagi kepadaku agar aku ceritakan.” Keesokan harinya wahyu tidak datang menemui Nabi, sehingga Nabi gagal menjawab hal-hal yang ditanyakan. Tentu saja “kegagalan” ini menjadi cemoohan kaum kafir.

Saat itulah turun ayat menegur Nabi, “Dan janganlah kamu mengatakan terhadap sesuatu: “Sesungguhnya aku akan mengerjakan itu besok pagi, kecuali (dengan menyebut): “Insya Allah”. Dan ingatlah kepada Tuhan-Mu jika kamu lupa dan katakanlah “Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya daripada ini.” (QS 18: 24)

Kata “Insya Allah” berarti

“jika Allah menghendaki”. Ini menunjukkan bahwa kita tidak tahu sedetik ke depan apa yang terjadi dengan kita. Kedua, hal ini juga menunjukkan bahwa manusia punya rencana, Allah punya kuasa. Dengan demikian, kata “insya Allah” menunjukkan kerendahan hati seorang hamba sekaligus kesadaran akan kekuasaan ilahi.

Dari kisah di atas kita tahu bahkan Nabi pun mendapat teguran ketika alpa mengucapkan insya Allah.

Sayang, sebagian diantara kita sering melupakan peranan dan kekuasaan Allah ketika hendak berencana atau mengerjakan sesuatu. Sebagian diantara kita malah secara keliru mengamalkan kata “insya Allah” sebagai cara untuk tidak mengerjakan sesuatu. Ketika kita diundang, kita menjawab dengan kata “Insya Allah” bukan dengan keyakinan bahwa Allah yang punya kuasa tetapi sebagai cara berbasa-basi untuk tidak memenuhi undangan tersebut. Kita rupanya berkelit dan berlindung dengan kata “Insya Allah”. Begitu pula halnya ketika kita berjanji, sering kali kata “insya Allah” keluar begitu saja sebagai alat basa-basi pergaulan.

Yang benar adalah, ketika kita diundang atau berjanji pada orang lain, kita ucapkan “insya Allah”, lalu kita berusaha memenuhi undangan ataupun janji itu. Bila tiba-tiba datang halangan seperti sakit, hujan, dan lainnya, kita tidak mampu memenuhi undangan ataupun janji itu, maka disinilah letak kekuasaan Allah. Disinilah baru berlaku makna “insya Allah”.

Help file produced by WebTwin (www.webtwin.com) HTML->WinHelp converter. This text does not appear in the registered version.

Komentar (1)

Allah Menolong Hamba-Nya Yang Taat dan Bersabar

Bagaimana Agar setiap langkah kita mulai dari bangun pagi hingga tidur kembali mengundang keridhoan Allah SWT pemilik segala sesuatu yang kita selalu pergunakan (Dunia dan seisinya ). Allah pemilik Alam semesta yang menghidupkan dan mematikan, yang memberi manfaat dan mudharat. Walaupun seluruh manusia dan jin berkumpul bersatu ingin menolong kita maka tak akan terjadi pertolongan itu tanpa bantuan Allah.
Walaupun seluruh makhluk dan jin bersatu untuk mencelakakan kita maka tak akan terjadi tanpa ijin Allah SWT.

Kita ingat kisah Fir’aun, betapa kekuasaan, kerajaan dan kekayaan yang dimilikinya menyebabkan dirinya lupa bahwa dia hanyalah makhluk yang lemah dan tak ada kekuatan apa apa, dia merasa bahwa dialah Tuhan semesta alam yang bisa mengijinkan siapa yang berhak hidup dan siapa yang harus mati, hingga pada akhirnya Allah SWT dengan kasih dan sayangNYA mengutus nabi Musa A.S untuk berdakwah dengan lemah dan lembut mengingatkan siapakah Tuhan yang sesungguhnya agar fir’aun mau sadar, Allah mengutus seorang makhlukNYA yaitu nabi Musa AS yang dengan pandangan kita sebagai makhluk tidak mungkin dapat menjalankan tugas dengan baik apalagi ditambah lisannya yang kurang sempurna, keadaan fisik, kekuasaan, kekuatan dan kekayaannya yang tidak sebanding dengan apa yang akan dihadapinya ( Fir’aun ), tetapi nabi Musa AS adalah utusan Allah yang secara penglihatan biasa tidak memiliki materi apa apa, tetapi Allah SWT bersama nabi Musa. Allah adalah yang menggenggam jiwa2 manusia , semua yang ada dibumi dan di langit tunduk atas perintah-Nya, seluruh makhluk tak ada yang bisa melawan atau lari dari kehendak dan keputusan Allah, dan Nabi Musa pun senantiasa tunduk dan patuh hatinya kepada perintah Allah SWT.

Musa berkata kepada kaumnya:

“Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah; sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah; dipusakakan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa”

Kaum Musa berkata: “Kami telah ditindas (oleh Fir’aun) sebelum kamu datang kepada kami dan sesudah kamu datang. Musa menjawab: “Mudah-mudahan Allah membinasakan musuhmu dan menjadikan kamu khalifah di bumi (Nya), maka Allah akan melihat bagaimana perbuatanmu.

Dan sesungguhnya Kami telah menghukum (Fir’aun dan) kaumnya dengan (mendatangkan) musim kemarau yang panjang dan kekurangan buah-buahan, supaya mereka mengambil pelajaran.

Kemudian apabila datang kepada mereka kemakmuran, mereka berkata: “Ini adalah karena (usaha) kami”. Dan jika mereka ditimpa kesusahan, mereka lemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan orang-orang yang besertanya. Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah, akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.

Kemudian apabila datang kepada mereka kemakmuran, mereka berkata: “Ini adalah karena (usaha) kami”. Dan jika mereka ditimpa kesusahan, mereka lemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan orang-orang yang besertanya. Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah, akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.

Mereka berkata: “Bagaimanapun kamu mendatangkan keterangan kepada kami untuk menyihir kami dengan keterangan itu, maka kami sekali-kali tidak akan beriman kepadamu”.

Maka Kami kirimkan kepada mereka tofan, belalang, kutu, katak dan darah sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa.

Dan ketika mereka ditimpa adzab (yang telah diterangkan itu) mereka pun berkata: “Hai Musa, mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu dengan (perantaraan) kenabian yang diketahui Allah ada pada sisimu. Sesungguhnya jika kamu dapat menghilangkan adzab itu daripada kami, pasti kami akan beriman kepadamu dan akan kami biarkan Bani Israel pergi bersamamu”.

Maka setelah kami hilangkan adzab itu dari mereka hingga batas waktu yang mereka sampai kepadanya, tiba-tiba mereka mengingkarinya.

Kemudian Kami menghukum mereka, maka Kami tenggelamkan mereka di laut disebabkan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka adalah orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami itu.

Dan Kami pusakakan kepada kaum yang telah ditindas itu, negeri-negeri bahagian timur bumi dan bahagian baratnya yang telah Kami beri berkah padanya. Dan telah sempurnalah perkataan Tuhanmu yang baik (sebagai janji) untuk Bani Israel disebabkan kesabaran mereka. Dan Kami hancurkan apa yang telah dibuat Fir’aun dan kaumnya dan apa yang telah dibangun mereka.

Al A’Raaf 128 – 137

Demikianlah Allah telah menunjukkan kekuasaan Nya, bahwa Tidak ada Tuhan yang patut disembah, dimintai pertolongan, di yakini dapat memberikan manfaat ataupun bencana, yang dsandari, digantungi, diharapkan kecuali ALLAH AZZA WA JALLA. ALlah tidak tidur, Allah beriri sendiri, tidak beranak dan diperanakkan, Allah mendengar, Allah melihat, Allah sebaik baik perencana

Benda dan makhluk sekuat apapun dalam penglihatan kita tidak menjamin kejayaan dan keselamatan di dunia dan akhirat.

Komentar (2)

Tanggung Jawab

Alkisah, ada seorang penyelam pencari mutiara yang baru menjalani profesinya.Tugas utamanya adalah mencari mutiara di dasar laut. Dia bekerja pada seorang tuan yang telah mempersiapkan seluruh kebutuhannya untuk menjalankan tugas mengambil mutiara. Kaca mata selam, baju selam, senter anti air, dan yang paling penting adalah tabung oksigen yang dengan alat inilah si penyelam dapat menjalankan tugasnya si dalam air, lamanya tergantung isi okxygen yang ada di dalam tabung, semua sudah dipersiapkan oleh tuannya.

Cuaca yang cerah pada suatu pagi menampakkan keindahan lautan yang biru dan jernih,
tibalah saatnya untuk menyelami samudera menjalankan tugas sebagai seorang pencari mutiara, kecepatan dan perhitungan yang tepat sangat dibutuhkan karena jatah oksigen yang dapat dibawa tidak lama hanya sebentar saja.

Perlahan namun pasti dengan gerakan yang lembut bak penyu sang penyelam terus menjelajahi alam samudera yang luas, mulai tampak keindahan bawah laut yang memukau, ada ikan yang kecil dan berwarna warni, ada rumput dan tanama tanaman laut, ada terumbu karang yang indah, ada ubur ubur yang sesekali bersinar dan berbagai macam makhluk laut yang indah……….waaaah

indah sekali benar benar berbeda dengan yg selama ini dilihat di atas air.

Waktu demi waktu sang penyelam ini makin menjelajah, asik bermain dengan ikan - ikan kecil yang bersahabat. Tak terasa oksigen dalam tabung mulai berkurang dan dia belum melaksanakan tugas utamanya, yaitu mencari Mutiara.

Terkejut sang penyelam menyadari bahwa dia sudah terlalu lama di dalam air bermain main dan bersenda gurau dengan keindahan samudera, buru - buru ia mencari mutiara yang menjadi tugas utamanya, dapat juga akhirnya walau dengan susah payah.

Dengan tergesa gesa pula ia naik berenang dengan sekuat tenaga dengan membawa mutiara yang dia taruh dalam kantung dan digantung di pinggangnya dengan perasaan senang dan takut, senang karena akan segera sampai keatas dengan membawa hasil mutiara dan berjumpa dengan dengan tuannya umtuk mempertanggung jawabkan tugasnya.

Namun malang sekali nasibnya, hampir sedikit lagi sampai keatas permukaan dan bertepatan dengan habisnya oksigen dalam tabung mutiara mutiara yang ada dalam kantungya lepas berjatuhan kembali kedasar lautan yang dalam, tidak mungkin lagi untuk kembali mengambil mutiara 2 tersebut karena persediaan oksigennya sudah habis, dengan terpaksa dia harus keatas dan bertemu dengan tuannya tanpa membawa hasil apa apa…….

Bagaimana kira2 sikap tuannya kepada si penyelam tersebut yang telah lalai dalam menjalankan tugasnya……..

-Mutiara adalah ibarat agama yang didalamnya terdapat iman dan amal shaleh
-Samudera beserta isinya adalah ibarat dunia yang memukau dan dapat melupakan akan kampung akhirat bagi yang tidak bijak dalam menyikapinya.

-Tabung Oksigen adalah ibarat Jatah kehidupan yang diberikan Allah.

-Sang penyelam adalah ibarat kita

Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya,( Al Mudattsir 38 )

Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya? ( Al An’am 32 )

(yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka”. Maka pada hari (kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami.( Al A’Raaf 51 )

Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman serta bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu.( Muhammad 36 )

Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)? ( Al Qiyaamah 36 )

Komentar (3)

Pertolongan yang tak disangka

Based On True Story 1

Saya mendapatkan cerita ini langsung dari teman yang bisa dipercaya mengenai pengalaman hidupnya.

Begini ceritanya……….

Beberapa tahun belakangan ini ayahnya yang tercinta menderita sakit, kedua kaki ayahnya tidak bisa digunakan untuk berjalan. Dokter dan ahli medis lainnya telah dikunjungi untuk bisa mengatasi penyakit ayahnya ini dengan harapan ayahnya bisa berjalan kembali, tak lupa doa dan tangis pun ikut mewarnai kehidupannya.

Waktu tak terus berjalan kurang lebih 3 minggu yang lalu tak disangka teman saya ini mendapat telepon dari ibunya yang menyatakan bahwa ternyata ayahnya

bisa berjalan kembali….Allahu Akbar, Subhanallah, Alhamdulillah………………..

Ketika telah berbagai usaha telah dilakukan dan tak membawa hasil dan ketika semua keluarga telah memasrahkan segala urusan kepada Allah penggenggam jiwa ayahnya,
Allah mengangkat penyakitnya. Allah menyembuhkan ketika segala usaha terhenti secara fisik dan jiwa. Fisik tak melakukan apa apa dan jiwa tidak berharapa kepada siapa siapa kecuali ALLAH SWT.

[26.77] karena sesungguhnya apa yang kamu sembah itu adalah musuhku, kecuali Tuhan semesta alam,

[26.78] (yaitu Tuhan) Yang telah menciptakan aku, maka Dialah yang menunjuki aku,

[26.79] dan Tuhanku, Yang Dia memberi makan dan minum kepadaku,

[26.80] dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku,

[26.81] dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali),

[26.82] dan Yang amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat”.

ASY SYU’ARAA’

Kejadian ini diceritakan dengan keharuan yang amat sangat dan membuat semua yang mendengar mengagungkan Allah SWT.

Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari cerita diatas mengenai kekuasaan Allah
Agar kita menggantungkan selalu hati kita berharap hanya kepada Allah pemilik langit dan bumi

Kita murnikan ketaatan kita kepada Allah apabila kita dalam kesulitan tetapi jangan lupakan Allah ketika Allah telah selamatkan kita

Maka apabila mereka naik kapal mereka mendoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya; maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah),( Al Ankaabut 65 )

(Ibrahim berdoa): “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh,

[26.84] dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian,

[26.85] dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh keni’matan,

[26.86] dan ampunilah bapakku, karena sesungguhnya ia adalah termasuk golongan orang-orang yang sesat,

[26.87] dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan,

[26.88] (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,

[26.89] kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,

[26.90] dan (di hari itu) didekatkanlah surga kepada orang-orang yang bertakwa,

[26.91] dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat”,

[26.92] dan dikatakan kepada mereka: “Di manakah berhala-berhala yang dahulu kamu selalu menyembah (nya)

[26.93] selain Allah? Dapatkah mereka menolong kamu atau menolong diri mereka sendiri?”

[26.94] Maka mereka (sembahan-sembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama-sama orang-orang yang sesat,

[26.95] dan bala tentara iblis semuanya.

[26.96] Mereka berkata sedang mereka bertengkar di dalam neraka:

[26.97] “demi Allah: sungguh kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata,

[26.98] karena kita mempersamakan kamu dengan Tuhan semesta alam”.

[26.99] Dan tiadalah yang menyesatkan kami kecuali orang-orang yang berdosa.

[26.100] Maka kami tidak mempunyai pemberi syafaat seorang pun,

[26.101] dan tidak pula mempunyai teman yang akrab,

[26.102] maka sekiranya kita dapat kembali sekali lagi (ke dunia) niscaya kami menjadi orang-orang yang beriman”.

[26.103] Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.

[26.104] Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

Komentar (2)

Muzakaroh 6 Sifat Shahabat

Taken from: http://pendawa5.multiply.com/journal/item/7

Thanx Dede Shulton

Muqoddimah

* Allah SWT meletakkan kejayaan didunia dan diakhirat dalam agama yang sempurna seperti yang dibawa Rosulullah SAW.

* Umat Islam pada zaman ini belum ada kekuatan untuk mengamalkan agama secara sempurna.

* Para Shahabat R.A. telah dapat mengamalkan agama yang sempurna karena memiliki 6 sifat.

* Umat Islam pada zaman sekarang pun akan ada kekuatan untuk mengamalkan agama sempurna bila memiliki 6 sifat

Apakah 6 sifat itu ?

1. Yakin terhadap kalimah Thoyyibah Laailaaha Illallah MuhammadurRasulullah.

Laa ilaaha illallah Muhammadurrosulullah

Artinya :

Tidak ada yang berhak disembah selain Allah SWT dan Baginda Muhammad SAW adalah utusan Allah

Laa ilaaha illallah

Maksudnya:

Mengeluarkan keyakinan kepada makhluk dari dalam hati kita dan memasukkan keyakinan hanya kepada Allah SWT dalam hati kita.
Fadhilahnya:

a. Barangsiapa yang mati sedangkan ia yakin bahwa tidak ada yang berhak disembah selain Allah SWT maka dijamin masuk surga.

b. Barang siapa yang bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah selain Allah SWT dan hatinya membenarkan lisannya maka ia masuk surga dari pintu mana saja yang ia kehendaki.

c. Sekecil-kecil iman Allah SWT akan memberikan surga yang luasnya sepuluh kali dunia.
Cara mendapatkannya:

a. Mendakwahkan pentingnya iman.

b. Latihan iman, dengan membentuk halaqah iman.

c. Berdoa agar diberi hakikat iman

Muhammadurrosulullah

Maksudnya:

Mengakui bahwa satu-satunya jalan hidup untuk mendapatkan kejayaan dunia dan akhirat hanya dengan mengikuti cara hidup Rosulullah SAW.
Fadhilahnya:

a. Tidak akan masuk neraka seseorang yang bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah selain Allah dan Aku adalah utusan Allah SWT.

b. Barang siapa yang berpegang teguh pada sunnahku dikala rusak umatku akan mendapat pahala 100 orang mati syahid.

c. Barang siapa yang menghidupkan sunnahku sungguh cinta kepadaku, barang siapa cinta kepadaku akan bersamaku di dalam surga.

Cara mendapatkannya:

a. Mendakwahkan pentingnya sunnah-sunnah Rosulullah SAW.

b. Latihan mengamalkan sunnah-sunnah Rosulullah SAW dalam 24 jam.

c. Berdo’a agar diberi hakikat Muhammadurrosulullah.

2. Sholat Khusyu Wal Khudu

Artinya:

Sholat dengan konsentrasi batin dan merendahkan diri dengan mengikuti cara yang dicontohkan Rosulullah SAW.

Maksudnya:

Membawa sifat-sifat ketaatan kepada Allah SWT dalam sholat kedalam kehidupan sehari-hari.
Fadhilahnya:

a. Firman Allah : Sesungguhnya sholat bisa mencegah perbuatan keji dan munkar.

b. Firman Allah : Dan mintalah pertolongan dengan sabar dan sholat.

c. Sholat adalah mi’rojnya orang yang beriman.

Cara mendapatkannya:

a. Mendakwahkan pentingnya sholat khusyu dan khudhu

b. Latihan :

* Memperbaiki zahirnya sholat : istinja, wudhu, rukunya dan sebagainya.

* Menghadirkan keagungan Allah SWT dalam hati.

* Belajar menyelesaikan masalah dengan sholat.

c. Berdo’a agar diberi hakikat sholat khusyu dan khudhu

3. Ilmu maadzikir

Ilmu

Artinya:

Semua petunjuk yang datang dari Allah SWT melalui Baginda Rosulullah SAW.

DZikir

Artinya:

Mengingat Allah SWT sebagaimana Agung-nya Allah SWT

Maksud ilmu maadzikir :

Mengamalkan perintah-perintah Allah dalam setiap saat dan keadaan dengan menghadirkan keagungan Allah kedalam hati kita ikut cara Rosulullah SAW.

Fadhilah ilmu :

a. Apabila Allah SWT menghendaki kebaikan bagi seorang hamba maka Allah SWT akan fahamkan dia dengan agama.

b. Barang siapa yang berjalan ke majelis ilmu maka Allah SWT akan mudahkan baginya jalan ke surga.

c. Barang siapa yang mempelajari satu ayat dari kitab Allah maka lebih baik daripada sholat sunnah 100 rakaat dan barang siapa mempelajari satu bab ilmu agama baik diamalkan atau tidak lebih baik daripada ibadah sholat sunnah 1000 rakaat.
Fadhilah Zikir:

a. Perumpamaan orang yang berdzikir dengan orang yang tidak berdzikir seperti orang yang hidup dengan orang yang mati.

b. Dengan mengingat Allah SWT hati menjadi tenang.

c. Ingatlah kepadaKu niscaya Aku ingat kepadamu.
Cara mendapatkan ilmu fadhail:

a. Mendakwahkan pentingnya ilmu fadhail

b. Latihan :

* Duduk dalam halaqah ta’lim fadhail.

* Menghadirkan fadhilah dalam beramal.

* Mengajak orang lain duduk ke dalam halaqah ta’lim fadhail di masjid.

c. Berdo’a pada Allah SWT
Cara mendapatkan ilmu matsail:

a. Mendakwahkan kepentingan matsail

b. Latihan :

- Duduk dalam majelis matsail dengan para ulama.

- Tanya masalah-masalah dunia atau agama.

- Berziarah para ulama.

c. Berdo’a kepada Allah SWT
Cara mendapatkan dzikir:

a. Kita dakwahkan kepentingan dzikir

b. Latihan :

* Baca Qur’an setiap hari

* Membaca tasbihat, sholawat dan istighfar. Ketika baca tasbihat hadirkan Allah Maha Suci. Ketika baca sholawat hadirkan jasa-jasa Nabi. Ketika baca istighfar hadirkan Allah Maha Pengampun.

* Mengamalkan do’a-do’a masnunah

c. Berdo’a pada Allah SWT.

4. Ikromul muslimin

Artinya:

Memuliakan sesama muslim

Maksudnya:

Menunaikan hak-hak sesama muslim tanpa menuntut hak dari padanya.

Fadhilahnya:

a. Allah SWT akan menolong seorang hamba selagi dia menolong saudaranya.

b. Barang siapa menutup aib saudaranya yang muslim maka Allah akan menutup aibnya didunia dan akhirat, tetapi barang siapa yang membuka aib saudaranya maka Allah akan membuka aibnya didunia dan akhirat sehingga dia akan dipermalukan di rumahnya sendiri.

c. Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah.
Cara mendapatkannya:

a. Kita dakwahkan kepentingan ikromul muslimin

b. Latihan :

* Memberi salam kepada orang yang dikenal atau tidak dikenal

* Menyayangi yang muda, menghormati yang tua, memuliakan pada ulama dan menghargai sesama.

* Membaur kepada orang yang wataknya berbeda-beda (tidak disukai).

c. Do’a pada Allah SWT agar diberi akhlak Rosulullah SAW.

5. Tashihunniyah

Artinya:

Membersihkan niat

Maksudnya:

Membersihkan niat dalam setiap beramal semata-mata karena Allah.

Fadhilahnya:

a. Sesungguhnya amal yang diterima Allah adalah yang berdasarkan ikhlas.

b. Sesungguhnya Allah SWT tidak memandang kepada wajahmu dan hartamu, tetapi Allah memandang kepada hatimu dan amal perbuatanmu.

c. Ketika Muadz bin Jabal R.A diutus ke Yaman sebagai hakim beliau meminta nasihat kepada Rosulullah SAW. Kemudian Rosulullah SAW bersabda : “Dalam setiap amalanmu, jagalah keikhlasan, karena keikhlasan itu akan menambah pahala kebaikanmu walaupun amalan itu sedikit”.
Cara mendapatkannya:

a. Kita dakwahkan pentingnya tashihunniyah

b. Latihan : Sebelum beramal diperiksa, ketika beramal dan sesudah beramal kita bersihkan semata-mata karena Allah.

c. Berdo’a kepada Allah SWT agar diberi hakikat tashihunniyah

6. Dakwah dan tabligh khuruj fii sabiilillah

Dakwah

Artinya: Mengajak

Tabligh

Artinya: Menyampaikan

Maksudnya:

a. Memperbaiki diri yaitu menggunakan diri, harta dan waktu seperti yang diperintahkan oleh Allah SWT.

b. Menghidupkan agama pada diri sendiri dan semua manusia di seluruh alam dengan menggunakan harta dan diri mereka.

Fadhilahnya:

a. Tidak ada perkataan yang paling baik di sisi Allah SWT kecuali perkataan dakwah.

b. Barang siapa yang menunjukkan suatu kebaikan ia akan mendapatkan pahala dari orang yang mengikutinya.

c. Barang siapa keluar di jalan Allah SWT sepagi atau sepetang lebih baik daripada mendapatkan keuntungan dunia dan seisinya.

Cara mendapatkannya:

a. Kita dakwahkan

b. Latihan : Minimal dalam seumur hidup 4 bulan, 40 hari dalam setiap tahun, 3 hari dalam setiap bulan, dan 2,5 jam dalam setiap hari.

c. Berdo’a kepada Allah SWT agar diberi sifat dakwah dan tabligh yaitu menggunakan diri harta dan waktu untuk dakwah dan tabligh

Komentar (1)

BLOG TEMPLATE

atas persetujuan :

Iwan From FREE7

Friday, May 11, 2007

The Importance of Blog Design

Blogs have increased popularity over this past months. Many people have started to create their personal blogs to express their thoughts and feelings. Internet companies have also started their blogs to inform consumers on the latest product news and reviews.

Because of this, blogs are also being used as internet marketing media. Before, internet marketing is done by placing banners and links on popular websites, such as news and information sites. Links were also included on newsletters and marketing letters sent to the members of their mailing lists.

Many people spend time reading blogs. People read their friend’s blogs, their favorite author’s blogs, blogs on topics that they are interested in, and blogs on product reviews. With the increasing popularity of blogging, it is even feared that people rely on blogs to get the latest news.

While getting news reports from blogs isn’t reliable, some people look for product reviews through blogs. In some cases, this is more dependable. While it is true that some media persons are being paid to write good reviews about a certain product, blog writers write about their actual experiences on products and services from a company.

Since there are many people who read and start their own blogs,

blogs are a good medium to market a product. With the increasing blog traffic means increase in product sales.

Blog traffic can be increased by

joining affiliate programs and sites, which will list your blog under a certain search category or name. You can also have your blog advertised in popular websites. This, however, will cost some money and is not advisable if you have just started blogging.

A writer who has just launched his/her blog will want as much traffic as possible to increase advertisements on the site. Also, some advertisers pay every time their link is clicked or the page that has their link is viewed.

When you have increased traffic on your blog, you should try to keep you visitors coming back and recommending your blog to friends and colleagues.

This can be done by having informative or amusing content and good blog layout and design. You may develop your blog’s content or you can also acquire the services of a web content writer to provide you with the blog articles.

The blog’s layout and design also plays a big role. While most of the companies offering free blog hosting offer pre-selected templates, there are also some that allows customization that if you utilize this feature correctly can increase your blog’s traffic.

Here are a few tips to make your blog stand out from the millions of blogs out there that have standard designs.

* Customize the banner

The banner usually has the most generic designs that are common to the blogs from a blogging company or service.

You can personalize this banner by having a graphic with the dimensions of the banner. You can also edit the graphic so that it will also include the title of your blog.

In this case, you can create your own graphic or you can purchase professional looking graphics online for less than $10.

* Personalizing photos

Of course, most of the photos that you will be posting will be your own. However, if you don’t customize the photos before posting them, you may miss maximizing the enhancing benefits graphics can add to the page. Adding photo borders can help the photo stand out from the page.

It can also add to the design of your blog. You can choose a standard border or you can also create your own border which can be associated with your blog’s templates.

* Add a favicon

Don’t you think sites with icons on the address bar before the website’s URL are cool? Many people do. These favicons add a professional look to the URL. These easy to do using photo or graphic editing softwares.

* Check out blog templates, layouts, backgrounds, textures and skins from sites

There are sites that offer free blog templates, layouts, backgrounds, textures and skins. You can make use of these so your blog will not look generic like most of the blogs hosted by the service provider.

* Include RSS feeds

This is a cool way to inform people with newsreaders about your blog headlines. Tutorials on RSS feeds are available on the internet.

* Audio makes your blog more personal

Not only does audio personalizes the blog; it can also keep your visitors coming back. You can try having streaming radio stations, mp3 file or playlists loading with your blog.

* Advertisements

If you have signed-up with Google Ad-Sense, which I am sure you would like to do, make sure that the ads are conveniently placed that these will not hinder your readers’ ease in accessing the information on your blog.

Try using these tips and you can definitely increase and retain traffic on your blog.

posted by Iwan

Komentar (1)

Maksud Penciptaan

Yang menciptakan pastilah lebih sempurna dari apa yang diciptakan,
tidak sama dengan yang diciptakan, yang menciptakan memiliki kemampuan dan wewenang untuk mengubah dan mengendalikan apa apa yang diciptakan, dan tunduk patuh semua yang diciptakan kepada
apa yang telah ditetapkan sang pencipta. Allah SWT adalah maha pencipta Allah mampu menciptakan dan menghilangkan apa apa yang telah diciptakan.
Semua berada dalam kendali Allah SWT.

Kepada ALLAH kita meminta dan memohon pertolongan, Allah tempat bergantung dan yang memutuskan. Seluruh alam semesta berada dalam kendali Allah SWT.

Setiap sesuatu ciptaan pastilah ada maksud dari penciptaanya, manusia membuat rumah dengan maksud untuk berlindung dari panas dan dingin. Manusia menciptakan pakaian denagn maksud untuk menutupi bagian tubuh serta melindungi dari sengatan panas dan dingin.

Demikian pula dunia beserta isinya termasuk kita manusia dan jin diciptakan Allah SWT adalah tentunya dengan maksud tujuan pula,

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.QS Al Dzaariyat 56.

agar kita tunduk patuh dan meyakini bahwa tidak ada Tuhan yang patut disembah selain Allah.

dan Allah telah mengutus utusan - utusan-Nya untuk mengenalkan dan mengingatkan tentang keberadaan Allah dan keberadaan negeri Akhirat.

Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq dan Yakub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi.
Sesungguhnya Kami telah menyucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi, yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat.
QS. ASSHAAD 45-46

ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.

QS.YAASIIN 21

Utusan yang terakhir adalah Rasulullah S.A.W.

yang telah dipilih, yang dengan mengikutinya maka akan memperoleh kebahagiaan di duni dan akhirat dan tentunya keridhoan daripada Allah yang telah menciptakan.

Al Quran adalah perkataan Allah, berita dari langit, bukan perkataan manusia.
Sabda Rasulullah atau perkataan Rasulullah maupun perbuatan Rasululah SAW bukan berasal dari hawa nafsu melainkan bimbingan dari Allah SWT.

Apabila kita menginginkan Keridhoan Allah SWT dan SurgaNYA maka Rasulullah dan para shahabatnya adalah orang2 yang telah diridhoi dan di jamin Syurga. Maka segala tindak tanduk mereka telah diridhoi dan akan menyebabkan masuk syurga.

Maka untuk menjadi ahli gambar atau ahli musik maka kita belajar kepad ahlinya, tetapi untuk menjadi ahli syurga maka kita juga harus belajar kepada ahlinya yaitu Rasulullah SAW dan para Shahabat RA.

“Dari Ibn Umar Radiyallahu ?anhu berkata : Bersabda Rasulullah Shalallahu ?alaihi wassalam : Barangsiapa yang menyerupai satu satu kaum, maka ia telah menjadi golongan mereka”. HR Ahmad, Abu Daud dan at Tabrani.

semua niat insya Allah !

Komentar

« Tulisan sebelumnya