Cerdas !Mengingat Mati

Keputusan adalah kepunyaan Allah SWT BAB: 3

Posted by: adityanurbaskoro on: April 25, 2007

Maka inilah keyakinan yang senantiasa harus kita tanamkan ke dalam hati kita melebihi dari keyakinan yang lain. Bahwa sesungguhnya kita lemah tapi Allah Maha Perkasa. Kita, makhluk tidak punya kuasa tapi Allah Kuasa. Tidak ada yang dapat mengabulkan permohonan kita kecuali Allah yang Maha Menciptakan dan Maha Mengabulkan setiap permohonan setiap hambanya yang meminta. Bahwa kejayaan dan kesuksesan umat manusia hanya ada dalam Iman dan Amal shaleh.

Kehidupan Akhirat adalah kehidupan ruh bukan kehidupan jasmani, bahwa yang akan menyelamatkan kita dari siksa kubur dan siksa jahanam adalah hanya iman dan amal sholeh kita selama di dunia :

Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata): “Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), kami akan mengerjakan amal shaleh, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin”.

( q. S. As. Sajadah : 12 )

Maka kita niatkan diri kita insya Allah untuk memperbaiki yakin kita dan amal sholeh kita sebelum tiba masanya kita tidak dapat lagi melakukan amal sholeh.

Kita hilangkan keyakinan ini dalam hati kita bahwa kalau kita memiliki tubuh yg bagus, kekuatan yang besar, ilmu yang banyak maka kita akan berjaya , apabila memiliki fisik yang indah maka kita akan berjaya ini adalah keyakinan yang salah. Lihatlah :

Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi, lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Mereka itu adalah lebih hebat kekuatannya daripada mereka dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi, maka Allah mengadzab mereka disebabkan dosa-dosa mereka. Dan mereka tidak mempunyai seorang pelindung dari adzab Allah.(qs. Al Mukmin 21 )

Maka apakah mereka tiada mengadakan perjalanan di muka bumi lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Adalah orang-orang yang sebelum mereka itu lebih hebat kekuatannya dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi, maka apa yang mereka usahakan itu tidak dapat menolong mereka.( qs. Al Mukmin 82 )

Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi dan memperhatikan bagaimana akibat (yang diderita) oleh orang-orang yang sebelum mereka? Orang-orang itu adalah lebih kuat dari mereka (sendiri) dan telah mengolah bumi (tanah) serta memakmurkannya lebih banyak dari apa yang telah mereka makmurkan. Dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Maka Allah sekali-kali tidak berlaku dzalim kepada mereka, akan tetapi merekalah yang berlaku dzalim kepada diri sendiri.( qs. Ar ruum 9 )

Dan betapa banyaknya negeri-negeri yang (penduduknya) lebih kuat dari (penduduk) negerimu (Muhammad) yang telah mengusirmu itu. Kami telah membinasakan mereka; maka tidak ada seorang penolong pun bagi mereka.( qs. Muhammad 13)

Dan berapa banyaknya umat-umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka yang mereka itu lebih besar kekuatannya daripada mereka ini, maka mereka (yang telah dibinasakan itu) telah pernah menjelajah di beberapa negeri. Adakah (mereka) mendapat tempat lari (dari kebinasaan)?( qs . Qaaf 36 )

Pengalaman kita menyatakan bahwa api itu panas dan membakar tapi berita yang datang dari Allah menyatakan bahwa Allah mampu berbuat lain

Maka tidak adalah jawaban kaum Ibrahim, selain mengatakan: “Bunuhlah atau bakarlah dia”, lalu Allah menyelamatkannya dari api. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang beriman.(qs. Al Ankaabut 24)

Mereka berkata: “Dirikanlah suatu bangunan untuk (membakar) Ibrahim; lalu lemparkanlah dia ke dalam api yang menyala-nyala itu“.

( qs Asshoffaat 97)

Kami berfirman: “Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim“.

( qs Al Anbiyaa 69 )

Tinggalkan Balasan

a

Blog Stats

  • 3,201 hits

From Mai Fren: Abu

"Duniate nao ka dayya, Akhirate kandayyona... Duniate nao ka dayya, Jahanname kandayyona.( Dunia ini tempat menangis, biarlah kita menangis didunia asalkan jangan menangis di akherat. Dunia ini memang tempat menangis asal jngan menangis lagi di neraka"

from : Buya Najla

Wahai Istriku Jika Aku Pergi Nanti Untuk Berjuang Di Jalan Alloh Kau Akan Temui Rumah Kita Akan Kosong, Maafkan Aku Yang Tak Bisa Membelikan Engkau Benda Benda Dunia, Tapi Kuharap Engkau Rela Asalkan Rumah Rumah Orang ISlam Penuh Dgn Nur Iman Dengan Asbab Keluarnya Aku Di Jalan Alloh

from : Buya Najla

Sibukkanlah Umurmu untuk perkara agama atau engkau akan sibuk juga tapi bukan untuk perkara agama

from : Buya Najla

Kesusahan Di Dunia Untuk Agama adalah Kesenangan Di Akherat Yang Selama2nya

From : Firdaus Herliansyah

"Hiduplah untuk mencari ridho Alloh, kawan-kawanku. Dunia hanyalah fatamorgana sesaat saja. Akhirat adalah kehidupan yang sesungguhnya. Dan hanya Alloh lah sebaik-baik tempat kembali"

Klik tertinggi

  • Tidak ada

Halaman

 

April 2007
S S R K J S M
    Mei »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30