Surga

Surga adalah puncak kenikmatan, nikmat apa saja yang pernah kita rasakan di dunia maka kenikmatan surga

adalah lebih dari itu, “ kenikmatan yang tidak pernah di lihat oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga,

tidak pernah dirasakan oleh hati kita, tidak pernah terbayangkan di dunia ini. Mereka itulah (orang-orang yang)

bagi mereka surga Adn, mengalir sungai-sungai di bawahnya; dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang emas

dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar

di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat-istirahat yang indah; Surga itu

dihiasi dengan perbuatan yang terlihat melelahkan buat orang yang belum terbuka mata hatinya, harus jujur,

Menjaga Shalat lima waktu, berkata baik, rendah hati, mau berbagi dengan sesama, mau mengorbankan harta, waktu bahkan jiwa, mau

menundukan pandangan, mau membaca kitabullah dan mempelajarinya dll. Pokoknya mengikuti perintah Allah dan Rasul SAW serta menjauhi larangannya.

Hai orang yang berkemul (berselimut), bangunlah, lalu berilah peringatan! dan Tuhanmu agungkanlah, dan pakaianmu bersihkanlah, dan perbuatan dosa (menyembah berhala) tinggalkanlah, dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak. Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah. Apabila ditiup sangkakala, maka waktu itu adalah waktu (datangnya) hari yang sulit, bagi orang-orang kafir lagi tidak mudah( Muddatsir 1-10)

Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk shalat) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit, (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit, Sesungguhnya Kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat. Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyuk) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan. Sesungguhnya kamu pada siang hari mempunyai urusan yang panjang (banyak). Sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadahlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan. (Dia-lah) Tuhan masyrik dan magrib, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, maka ambillah Dia sebagai pelindung. Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah mereka dengan cara yang baik. Dan biarkanlah Aku (saja) bertindak terhadap orang-orang yang mendustakan itu, orang-orang yang mempunyai kemewahan dan beri tangguhlah mereka barang sebentar. Karena sesungguhnya pada sisi Kami ada belenggu-belenggu yang berat dan neraka yang bernyala-nyala, dan makanan yang menyumbat di kerongkongan dan adzab yang pedih.(Muzzammil1-13)

Welkam egein mai frens….!!!!!

Lagi uji coba buat blog yang lebih bagus….Waahhhh uji coba……. kaya ilmuwan aja……. padahal nulis aja belum bener hehehehe…..tapi ga apa apa walaupun gagal tapi yang penting sudah mencoba, gagal itu adalah = hasil juga, tapi hasil yang kurang sempurna, kalau kita ga pernah mencoba ga akan pernah ada hasil apalagi berhasil, wessssss kaya orang bener ya ngomongnya. Jalan jalan ke Tegal baru ke Brazil, pelan pelan gagal… terus baru berhasil!test!